Sabtu, 21 Februari 2009

Goonch




Goonch

New Delhi - Seekor ikan sejenis lele diduga telah bermutasi secara genetik dan menjadi teramat besar dan mengerikan. Ikan ini saat ini menjadi objek penelitian para ilmuwan di Asia Selatan. Mereka khawatir ikan itu sudah membunuh beberapa orang setelah 'merasakan' mayat manusia. Lele raksasa ini, biasanya disebut goonch, diduga tumbuh besar setelah mendapat makanan mayat-mayat manusia yang dibuang di sungai Great Kali, sungai di mana ikan itu ditangkap.
Ikan yang telah bermutasi itu kini sedang dalam penyelidikan ahli biologi bernama Jeremy Wade. Wade meneliti ikan lele raksasa itu untuk acara televisi dan akan ditayangkan stasiun televisi Five dalam waktu dekat.

“Penduduk lokal mengatakan pada saya suatu teori bahwa monster ini telah tumbuh luar biasa besar karena makan sisa pembakaran mayat. Mungkin mereka merasakan nikmatnya daging manusia setelah memakan sisa-sisa mayat itu,” ungkap Wade. “Kemungkinan ada beberapa yang tumbuh lebih besar daripada yang lain dan jika Anda memberikan makanan lebih banyak lagi, maka mereka pasti juga akan tumbuh lebih besar lagi,” katanya.

Awalnya, Wade mengira bahwa buaya-buaya lah yang memakan sisa-sisa mayat tersebut. Namun, teori itu berubah setelah dia mengalihkan perhatian pada goonch, salah satu jenis ikan air tawar terbesar di dunia.

Dia lantas menangkap seekor di antaranya yang diperkirakan seberat 55 kg dengan panjang hampir 2 meter. Berat dan ukuran ini bisa disebut rekor dunia karena jauh lebih berat dan lebih besar dari ikan-ikan lele yang pernah tertangkap sebelumnya. “Jika ikan ini menangkapmu, kamu tak akan bisa lolos,” sahutnya.

Selama bertahun-tahun, penduduk di sepanjang Great Kali juga meyakini ada monster menakutkan yang bersembunyi di sungai yang mengalir di perbatasan India - Nepal ini.

Hanya, mereka menganggap monster ini selalu bergerak di sepanjang aliran sungai dan mengincar orang-orang yang berani mandi di sungai itu.

Tahun lalu, remaja 18 tahun dari Nepal menghilang setelah diseret ke dalam sungai oleh sesuatu yang digambarkan sebagai 'babi yang bentuknya panjang.'

Namun, korban pertama serangan goonch ini diperkirakan seorang pemuda 17 tahun yang juga berasal dari Nepal. Dia tewas setelah mandi di sungai itu, April 1988 silam. Para saksi mata mengatakan, mereka menyaksikan pemuda itu seperti ditarik oleh sesuatu yang kuat ke dalam sungai.
Tiga bulan setelahnya, seorang anak kecil juga diseret ke dalam air sementara ayahnya hanya bisa melihat tak berdaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar